Selasa, 22 Februari 2011

Samsul dan Suara Adzan


Suatu hari ada seorang anak lelaki bernama Samsul. Ia adalah seorang anak lelaki pelajar SMA. Seperti biasa setiap pagi hari, Ia selalu bersiap bangun lebih awal untuk bersiap berangkat ke sekolah. Jarang sekali Ia bangun telat. Ia selalu bangun jika adzan subuh berkumandang dari masjid yang berada di sebelah rumahnya. Namun, akhir-akhir ini Samsul sering bangun telat karena tidak pernah mendengar adzan subuh yang biasa didengarnya. “Apa tak ada lagi orang yang mau adzan subuh di masjid sampai aku tak mendengarnya?” tanyanya dalam hati. Kemudian Ia pun langsung segera bangun dan segera ambil air wudhu, kemudian salat subuh, meskipun kesiangan.

Saat Samsul keluar dari kamarnya ia berpapasan dengan Laila, adiknya. “De, apa dah ga ada lagi yah yang adzan subuh di masjid??” Tanya Samsul kepada adiknya Laila. “Eh, sapa bilang, Bang?!” Laila sedikit kaget. “Masa Bang Samsul ga dengar suara adzan dari pengeras suara sekencang itu sih!!” Jamal jadi kebingungan.

Dalam beberapa hari ini ia tidak pernah mendengar suara adzan subuh, sehingga ia sering telat bangun. Padahal biasanya ia selalu kaget dan terbangun oleh suara azan tersebut. Bahkan ia juga selalu uring-uringan sebab mesin pengeras suara adzan tersebut baginya terlalu keras sehingga dapat menggangunya saat Ia asyik tidur. Dengan alasan itulah tempo hari Samsul mengajukan protes kepada pengurus masjid agar mesin pengeras suaranya agak dipelankan. Soalnya suaranya yang terlalu keras atau bising tersebut sangat mengaggu. Yah, meskipun masyarakat di sekitar mesjid itu beragama Islam, tetapi tidak lantas semuanya harus ikut terbangun untuk salat subuh di masjid. Pasti ada diantara mereka yang lelah dan membutuhkan waktu tidur lebih banyak. Jadi apa salahnya kalau mesin pengeras suara itu sedikit dipelankan.
            
           Sejenak terjadi pedebatan sengit antara Samsul dan pengurus masjid. Namun, pengurus masjid tidak bisa menerima alasan yang dikemukakan Samsul tersebut. Bahkan ia menolak jika pengeras suaranya di pelankan. “Beribadah itu mestinya tidak menggangu atau malah merugikan orang lain kan??” begitu Samsul memaksakan keinginannya. Dan akhirnya diambilah jalan kompromi dengan cara mesin suara itu sedikit dipelankan hanya saat adzan subuh saja.

            Setelah kejadian itu, Samsul sering bangun kesiangan. Bahkan adzan subuh pun tak lagi ia dengar. “Apa suara adzannya terlalu pelan atau karena gua yang terlalu lelap tidur kali ye??” pikir Samsul bimbang. Namun, entah kenapa hal itu berlangsung pada hari-hari berikutnya. Padahal Samsul sudah berusaha untuk tidur lebih awal agar dapat mendengar adzan dan tidak bangun telat.  Tapi, suara adzan itu tetap saja tidak ia dengar. “Aneh! Mengapa bisa begitu ya??” Samsul jadi bingung pada dirinya sendiri. Dan akhirnya jadi terbiasalah Samsul dengan kadaaan seperti ini. Ia jadi terbiasa bangun kesiangan dan salat subuh sendirian.

“Bang Samsul semakin besar itu mestinya semakin tahu kewajiban dan tangung jawab. Tapi koq bang Samsul malah semakin seenaknya sendiri sih!!” Laila  mulai sering mengecam sikap abangnya itu. Tetapi sindiran dari adiknya itu tidak pernah diperhatikan oleh Samsul.

            Seminggu kemudian kejadian aneh itu kembali menimpa Samsul. Bahkan lebih parah. Ia bukan hanya tak bisa mendengar adzan subuh saja, namun sekarang ia tidak bisa mendengar suara adzan zuhur dan asar. Semula ia beralasan jika ia tidak bisa mendengar suara adzan zuhur karena aktivitasnya yang cukup banyak di sekolah sehingga ia tidak mendengarnya. Dan ia juga tidak bisa mendengar adzan asar karena keasyikan bermain catur atau bermain playsatation dengan temannya.

Namun seminggu berikutnya, ia pun tidak bisa mendengar suara adzan maghrib. Dan pada akhirnya saat hari ulang tahunnya yang ketujuh belas, ia tidak bisa mendengar semua suara adzan. Ini sungguh kejadian yang sangat aneh dan sangat langka terjadi.

            Pada awalnya Samsul tidak begitu peduli dengan keadannya tersebut. Karena segala aktivitasnya tidak lagi tergangu. Baginya, salat itu tidak harus tepat waktu. Dan yang penting tetap harus salat lima waktu. Tetapi, setelah ia sadar dengan pendengarannya yang aneh itu. Ia mulai ketakutan dengan apa yang dialaminya itu. Bagaimana tidak? Ia bisa mendengar dengan baik suara-suara yang ada disekitarnya. Dari suara orang berbicara, kelakson mobil, hingga suara angin yang berhembus pun masih bisa ia dengar dengan baik dan jelas. Tapi kenapa suara adzan saja yang tidak bisa ia dengar?!

            Ketika waktu zuhur tiba, Samsul langsung berlari ke masjid untuk mengetes pendengarannya. Disana ia melihat seorang muazin sedang mengumandangkan azan. Tapi telinganya tidak dapat mendengar suara adzan tersebut. Ia hanya melihat melihat gerakan bibir sang muazin tanpa bisa mendengar suara adzannya. Kenapa jadi gini yah?? tanya hati Samsul penuh keheranan.

            Ia mulai mencoba menceritakan keanehan yang ia rasakan ini kepada temannya. Namun bukannya ia mendapat solusi dari temannya, tapi ia malah mendapat ejekan dan sindiran yang tidak henti-hentinya. Karena ia sudah tak kuat menahan derita batin yang ia alami. Akhirnya Ia terpaksa menceritakan hal ini kepada orangtuanya.
“Masa?? Hanya suara azan saja yang tak bisa kamu dengar??” tanya Ibu sangat tidak percaya.
“Iya, Bu. Hanya suara azan aja. Suwer deh” jawab Samsul meyakinkan orangtuanya.
“Bagaimana itu bisa terjadi, Pak?” tanya Ibu pada Ayah.
“Ini penyakit yang aneh,” komentar Ayah singkat. “Coba nanti sore kita pergi ke dokter THT. Barangkali di telinga kamu ada yang harus di obati tuh!”
Sore harinya sesampainya di RS Firdaus untuk memeriksa telinga Samsul pada Dokter THT yang ada disana. Dokter tersebut langsung memeriksanya. Namun, menurut Dokter tidak ada ganguan atau penyakit yang dialami telinga Samsul. Karena Samsul masih penasaran, ia pun menceritakan keluhan yang ia alami dengan telinganya tersebut. Sang Dokter memberikan usulan untuk memeriksakannya ke psikiater  yang kebetulan masih teman dari Dokter THT tersebut. “Sebentar, saya buatkan surat pengantarnya,” kemudian Pak Dokter membuat surat pengantar untuk Samsul.

            Keesokan harinya Samsul pun langsung berangkat pergi ke Dokter psikiater. Dihadapannya seorang psikiater, Samsul pun menceritakan kronologi kejadian mengapa ia tidak bisa mendengar suara adzan.

            Dokter pskiater itu tersenyum mendengar cerita Samsul tersebut. Sambil mendengar penjelasan cerita dari Samsul. Dokter itu melirik arloji di tangannya. “Sebentar lagi waktu zuhur tiba. Yo kita ke masjid dulu kita salat berjamaah disana.”

Samsul pun menuruti ajakan Dokter pskiater itu. Tak lama menunggu di dalam masjid, seorang muazin segera mengumandangkan adzan dengan pengeras suara. Dan di sela-sela adzan itu psikiater bertanya pada Samsul.“Apakah kamu mendengar suara adzan itu?”.
“Tidak Dok!!” jawab Samsul kelu.
Setelah salat berjamaah di masjid tadi. Dokter pun menjelaskan penyakit yang di derita Samsul. Samsul pun mendapat nasehat dari Dokter itu. Samsul pun sadar dan mendapat pelajaran dari apa yang dilakukannya dulu saat ia berdebat dengan pengurus masjid untuk memelankan pengeras suara dari masjid saat adzan subuh yang sering menggangu dirinya saat tidur.
“Jika kamu ingin kembali menerima kesadaranmu, kamu harus berusaha untuk mengubah sikap dan kebiasaan kamu yang negatif. Dan jangan lupa untuk meminta maaf pada orang-orang yang telah kau sakiti, yang kamu lakukan hanya untuk mendapatkan sesuatu hal kecil yang kamu inginkan dan tidak memperhatikan orang lainnya.” Nasehat dokter kepada Samsul.
“Iya Dok, saya siap untuk merubah diri saya untuk menjadi lebih baik lagi. Dan juga saya akan meminta maaf pada orang yang saya sakiti khususnya pada para pengurus mesjid.” janji Samsul pada Dokter psikiater.
Keesokan harinya ia pun memulai menjalankan janjinya untuk merubah sikapnya. Sebelum adzan subuh, Samsul pun pergi ke masjid sebelah rumahnya itu. Sambil menunggu waktu adzan subuh ia menyempatkan diri untuk berdzikir. Dan setelah masuk waktu subuh, ia pun bergegas untuk menjadi muazin. Namun sangat aneh sekali, meskipun ia menjadi muazin, ia pun tidak bisa mendengar suara adzan yang dikumandangkannya tersebut. Walaupun begitu, ia pun terus berusaha tabah dan tetap mengumandangkan adzannya. Para pengurus masjid yang biasanya menjadi muazin di masjid itu sangat kaget melihat Samsul yang menjadi muazin. Mereka sangat heran karena baru pertama kali Samsul mengumandangkan adzan di masjid tersebut. Hal tersebut dilakukan Samsul tiga hari berturut-urut.
Orang-orang yang telah tau masalah yang dihadapi Samsul. Yang dulu menertawakan dan mengejeknya sekarang merasa iba. Dan mereka pun ikhlas mendoakan Samsul serta memberi dorongan semangat. Karena ia menyadari betapa semua orang kini menaruh perhatian kepadanya, suatu malam ia pun melakukan salat tahajud. Sangking khusuknya Samsul pun meneteskan air matanya.
Memang ampunan itu kadang-kadang datangnya memang tak terduga.
Keesokan sorenya, Samsul seperti biasa bermain catur dengan teman-temannya. Saat itu permainan yang ke tiga, setelah sebelumnya Samsul berturut-turut kalah. Dan dalam pertandingan yang menentukan itu Samsul dalam keadaan menang hanya tiga langkah saja lawannya bisa skak mat. Namun, saat ia asyik bermain tiba-tiba mendengar suara adzan meskipun terdengar samar. Tapi, pikiran Samsul pun masih tertuju pada permainan caturnya. Tak lama kemudian suara adzan tersebut semakin lama semakin jelas di dengar oleh Samsul. Tanpa berfikir panjang, Samsul pun menhgentikan permainannya. Dan segera bergegas pergi ke masjid tempat asal adzan itu berkumandang. Ia pun sangat bersyukur karena telah kembali dapat mendengarkan suara adzan yang telah lama di nantinya. Betapa girangnya Samsul ketika itu.
Sesusai salat berjamaah di masjid tadi. Ia pun langsung cepat-cepat kembali kerumah untuk memberikan kabar kepada keluarganya khususnya kepada orangtuanya. “Bapak . . . . Ibu . . . . Laila . . . . Samsul sekarang dah bisa denger adzan lagi!!” teriak Samsul pada Keluarganya.
“Alhamdulillah . . . . .” ucap syukur orangtua Samsul.
Maka sore itu, layaknya sore saat bulan Rhamadhan saja, keluarga Samsul menunggu waktu adzan maghrib yang sangat penting bagi keluarga Samsul dan khususnya Samsul sendiri.
Dan akhirnya Samsul pun bisa mendengar adzan lagi, layaknya orang normal lainnya. Hingga akhirnya Samsul pun menjadi orang yang taat pada agama karena pengalamannya tersebut.

SELESAI

Tugas Softskill 2S



1.    Untuk mencapai efisiensi haruslah dipenuhi syarat-syarat atau ukuran-ukuran seperti dibawah ini, kecuali:
a.    Pelaksanaan kerja yang dapat dipertanggungjawabkan
b.    Pembagian kerja yang nyata
c.    Responsif dalam rencana
d.    Prosedur kerja yang praktis

      Jawaban : c .    Responsif dalam rencana

2.    Kegiatan dilaksanakn dengan tepat, Target tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan tetapi mutu dari hasil kerja juga harus diperhatikan, hal tersebut merupakan syarat ukuran efisiensi:
a.    Ekonomis
b.    Efektif
c.    Produktif
d.    Responsif

Jawaban : b.    Efektif

3.    Disebut sebagai Bapak Manajemen Ilmiah:
a.    Adam Smith                      
b.    Max Weber
c.    Frederick W. Taylor     
d.    Henry Fayol

Jawaban : c.    Frederick W. Taylor  
   
4.    Teori Organisasi yang menganggap bahwa organisasi sebagai mesin sementara manusia adalah onderdil yang setiap saat dapat dipasang dan diganti:                
a.    Pra Klasik                         
b.    Neo Klasik
c.    Klasik                          
d.    Modern

Jawaban : c.    Klasik    
     
5.    Salah satu aliran dalam teori klasik:
a.    Manajemen ilmiah              
b.    Tradisional
c.    Tingkah Laku                    
d.    Teori Mesin

Jawaban : d.    Teori Mesin

6.    Pendekatan organisasi yang mengumpamakan organisasi bagaikan kumpulan toet piano dan masing-masing punya spesialisasi, jika dikoordinasi maka akan tercipta nada indah:
a.    Teori Pendekatan Sistem     
b.    Teori Tingkah Laku
c.    Teori Hubungan Manusiawi  
d.    Teori Mesin

Jawaban : d.    Teori Mesin

7.    Ahli Ekonomi yang berpaham Birokrasi:
a.    Henry Fayol                       
b.    Allen Reilly
c.    Frederick W. Taylor            
d.    Max Weber

Jawaban : d.    Max Weber

8.    Teori Klasik kadang pula disebut dengan:
a.    Teori Tradisional                 
b.    Teori Ortodoks
c.    Teori Tingkah Laku                      
d.    Teori Terbelakang

Jawaban : a.    Teori Tradisional     

9.    Organisasi bukanlah sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil melainkan berada dalam kondisi global, dan jika tetap ingin bertahan hidup maka harus beradaptasi dengan lingkunganya, ini pendekatan dari:
a.    Pra Klasik                         
b.    Neo Klasik
c.    Klasik                               
d.    Modern

Jawaban : d.    Modern

10. Dalam Teori Organisasi Modern disebutkan bahwa kerja suatu organisasi:
a.    Kompleks                                   
b.    Multilevel
c.    Dinamis                                     
d.    Semua jawaban benar

     Jawaban : d.    Semua jawaban benar

Sabtu, 19 Februari 2011

Game 2D Super Canggih dan Seru



MadWorld adalah permainan video yang dikembangkan oleh Platinum Games dan diterbitkan oleh Sega. Game ini dirilis untuk Wii pada tanggal 10 Maret 2009 di Amerika Utara , pada tanggal 20 di Eropa , 26 Maret di Australia , dan Februari 10 di Jepang . Hal ini kembali dirilis di Australia pada tanggal 11 Maret 2010 di Sega Australia.
Berhubung sarat dengan kekerasan, darah, humor kasar dan lainnya. Untuk game ini dianjurkan agar tidak di mainkan oleh anak-anak.
Keistimewaan game ini adalah hanya ada 4 warna pada game ini yaitu merah, hitam, putih, kuning. tapi dengan hanya 4 warna tersebut game ini tidak menjadi kekurangan malah terasa sangat unik dan menantang untuk dimainkan. Game ini juga hanya menampilkan efek 2D yang sangat  memukau hampir terlihat 3D. Bakalan keren deh kalo mo maenin nih game tapi sayangnya masih di rilis untuk Wii dan game ports lainnya, belum ada yang merilis dalam PC game.

Gameplay
MadWorld dibagi menjadi beberapa tingkatan yang mewakili bagian yang berbeda dari Jefferson. Pulau yang telah dikonversi menjadi set untuk acara permainan "DeathWatch". Pemain berkembang melalui tingkat ini secara linear selama bermain pertama, namun dapat mengunjungi kembali setiap tingkat selesai untuk mencoba mencetak poin lebih atau mengambil tantangan lebih keras.
Beberapa fitur memerangi sepeda motor berbasis di mana karakter utama, Jack, diserang oleh musuh saat mereka berlomba menuruni trek atau dalam arena yang kecil.  Pemain ditantang untuk mengalahkan bos tingkat itu dalam batas waktu, namun untuk mengaktifkan melawan bos, pemain harus mengumpulkan poin cukup dengan mengalahkan musuh reguler.  Juga akan ada tantangan-tantangan lain, bonus, atau-mini bos yang akan menjadi aktif setelah pemain akumulasi poin yang cukup. Sebuah fitur umum dari masing-masing tingkatan adalah "Challenge Pertumpahan Darah ",(catatan : game ini khusus 12+) sebuah minigame waktu terbatas yang penghargaan pemain untuk menyelesaikan jenis kegiatan tertentu dengan poin tambahan. Jumlah poin untuk mengalahkan musuh meningkat dengan meningkatkan daya musuh atau menggunakan metode yang lebih tidak biasa untuk menang.
Pemain mengontrol Jack dari orang perspektif ketiga menggunakan Wii Remote dan lampiran Nunchuk untuk serangan dan gerakan, masing-masing. MadWorld tidak menggunakan Remote inframerah's sensor Wii, sebagai pengembang yang ditemukan tidak perlu untuk menentukan pergerakan pada layar untuk menyerang. Ketika serangan khusus tertentu yang mungkin, pemain diminta untuk menekan tombol atau menggerakkan pengendali secara spesifik untuk menyelesaikan tindakan saat melawan musuhnya.

Plot
Tiga hari sebelum peristiwa dalam permainan, yang Varrigan fiksi Kota telah menjadi target kelompok teroris yang dikenal sebagai "Penyelenggara", yang terputus transportasi kota pulau itu dan hubungan komunikasi dengan seluruh dunia, dan kemudian merilis sebuah virus ke penduduk yang akan membunuh mereka dalam waktu kurang dari 24 jam.  Jack Cayman ( Steven Blum ), seorang pria dengan gergaji ditarik dibangun ke salah satu lengan, masuk ke permainan dan berhasil mendapatkan sponsor dari "Agen XIII" ( Jim Ward ). Jack adalah seorang mantan pelaut , polisi, dan agen nakal, tapi sekarang tampaknya bertekad untuk menjalankan misinya untuk menumpas kejahatan. Seorang dokter dari sebuah rumah sakit yang tanpa sadar terjebak di kota tapi berhasil untuk mendapatkan vaksin.  Jack mengatakan pada walikota yang bernama Leo untuk mencoba untuk tetap sabar sampai game selesai, dan terus mencari putri walikota. baca selengkapnya klik disini

Pertama kali maen game ini, pada awal kemunculan Jack, hanya batang rokok yang sedang dihisapnyalah yang terlihat di kegelapan. baru saat Jack berjalan mendekati cahaya, siluet tubuh kemudian postur utuhnya terlihat secara penuh. Keren euyy !!

Selain itu kualitas suara secara keseluruhan cukup memuaskan. Aksi si Jack sepanjang game akan diiringi dengan musik hip hop yang keren, kombinasi yang cocok bagi telinga untuk game seperti ini. Sound effect-nya juga jempolan dehh, dari mulai suara raungan mesin gergaji mesin si Jack sampai teriakan-teriakan yang menyakitkan. Semua diperhitungkan dengan seksama oleh si pengembang.

Namun tak ada gading yang tak retak. Faktor minus pada game ini terletak pada sudut pandang kamera saat Jack mulai banyak merubah posisi sangat menggangu. Tapi semua kekurangan itu hanya faktor kecil saja, setelah memainkannya juga faktor tersebut tidak jadi penghalang dalam memainkan game ini.
Penasaran ? tapi ingat game ini hanya dimainkan untuk ORANG YANG SUDAH DEWASA.

5 Hal Rumit Dalam Pembuatan Game


Dalam pembuatan game bukanlah hal yang mudah. Itulah sebabnya ilmu pembuatan game sama rumitnya dengan ilmu science yang membutuhkan banyak rumus untuk menemukan sesuatu tujuan yang ingin dipecahkan. Karena itu janganlah heran jika game-game original yang dipasarkan atau dijual terbilang mahal. Sebab itu jugalah banyak pembuat-pembuat game yang sangat resah dengan pembajakan yang dilakukan para pembajak. Berikut 5 hal rumit dalam pembuatan game : 

1.       Kekuatan Komputer

Kalo mau ngebuat game sih yang pasti harus punya spesifik computer yang super canggih itu yang paling  utama menurut gue soalnya kalo ga canggih gimana bisa bikin game yang keren. Menurut logika gue sih begitu. Salah satu faktor canggih atau engganya komputer atau notebook dilihat dari VGA cardnya. Contoh merek terpopuler yaitu Nvidia. Nvidia sebagai salah satu pembuat chip grafis terbesar saat ini mengatakan akan membuat chip khusus yang powerfull dan cocok untuk pembuatan game. Namun karena lebih powerfull tentu saja harganya juga lebih powerfull juga alias mahal. Selain itu juga RAM yang dibutuhkan juga harus mempunyai kapasitas besar, begitu pula spesifik yang lainpun juga harus diperhatikan.    

2.       Pembuatan Air pada Game

Semua pengembang game saat ini berlomba-lomba mengejar satu poin utama dalam game yatiu tingkat kerealitasannya. Semakin hidup suatu game maka semakin bagus. Salah satu poin yang diutamakan yaitu pembuatan grafis air. Menurut para pembuat game pembuatan grafis air adalah salah satu faktor tersulit. Contohnya pembuatan air yang mengalir dan bergelombang semakin real atau nyata, dipastikan para gammers pun akan tertarik untuk memainkannya.   

3.       Ekspresi Para Karakter

Nah ada lagi nih hal yang bikin para pembuat game pusing. Pembuatan ekspresi wajah yang alami dan real. Tapi kalo menurut gue terkecuali pada karakter zombie, hantu dan monster. Gila aja kalo nampak begitu “hidup” bakalan serem banget dah buat maenin juga. Pada karakter manusia yang mau dibuat yang harus diperhatikan misalnya kedipan mata, gerakan mulut saat bicara dan raut wajah harus di buat dengan detail, jika tidak maka karakter manusia yang dibuat layaknya wajah robot yang tidak berekspresi. Karena itu para pembuat game mengupayakan cara lain yaitu dengan grafis 3D yang sangat halus dalam pembuatan karakter yang mereka buat. Contoh salah satu game yang cukup alami menurut gue pada game Mass Effect.   

4.  Reaksi Gerakan

Berlari, berjalan, mengayunkan pedang, melempar bom, ngeles dari serangan lawan menurut gue sih bukan masalah yang rumit oleh para pengembang game saat ini. Mau tau masalahnya ? Menurut mereka pengembang game, masih harus memecahkan masalah suatu karakter dalam game yang reaksi gerakannya belum terlalu nyata. Salah satunya yaitu gerakan karakter yang kesakitan saat terkena senjata lawan. Natural Motion, pengembang yang menemukan Al engine bernama Euphoria mampu membuat karakter bergerak secara mulus karena engine ini bisa menerjemahkan gerakan otot dan dan tulang manusia dalam sebuah karakter game berdasarkan ilmu anatomi dan biomekanik. Selain itu pengembang lain Haden Blackman, project leader Lucas Art ingin membuat karakter yang bisa merespon terhadap sebuah kejutan. Wahh gimana caranya tuh ? haha 

5.     Elemen Yang Belum Terpecahkan

Nah ini dia yang bikin para pembuat game mikir pusing tujuh keliling, mereka belum bisa menampilkan bentuknya secara real. Apakah itu ? Mau tau ? Menurut Lee Bamber dari game creator merupakan item dalam pembuatan game yang masih belum bisa mendekati realita dan digambarkan secara akurat yaitu dalam pembuatan API. Para ahli yaitu Rin Fedkiw dan Standford sudah bisa menciptakan rumus algoritma untuk asap, kertas terbakar bahkan minyak diatas air bisa dipecahkan namun kenapa api belum yah ? gue juga bingung. Yang gue tau sih emang belum ada game yang gue maenin apinya keliatan real sama kaya api nyata. Dan katanya belum ada processor yang bisa memecahkan persoalan ini.

Nah itu dia 5 hal yang bikin para pembuat game ribet dan belajar terus buat mengatasin masalah-masalah yang belum dipecahkan. Nggak heran lah kalo game original mahalnya ampun-ampunan. Apalagi kalo ada yang ngebajak pasti dah mereka pada bete banget, gimana engga mereka aja yang buat ribet.